Share |

Jan 15, 2010

Hang Out With Rita

Iyey, mari menulis dengan bahasa Indonesia!

Jadi, hari ini aku pergi nonton sama salah satu besty jaman SMA, namanya Rita, dia kuliah di Teknik Kimia Universitas Gajah Mada (keren ya?). Kita nonton Sherlock Holmes di XXI Jogja, tempatnya ada di Jalan Urip Sumohardjo. Bioskopnya masih baru, belum ada 1 tahun lah. Sampe sana, suasana parkiran sepiiii.... Mungkin karena hari Jumat dan kebanyakan mahasiswa Jogja masih belum selesai ujian. (Guess what? Bahkan beberapa dari mereka menyempatkan diri untuk baca catatan dan buku sambil nungguin film main) Weee... Filmnya keren banget. Aku suka bagaimana sang penulis novel membuat penonton penasaran sekaligus mengecohnya. Pertanyaannya adalah : apakah resep formula kimia yang ajaib itu dan teori tentang tubuh manusia itu bener-bener merupakan suatu kenyataan? Kalo iya, tau dari mana ya si penulis novel? Hebat banget. Jadi pengen baca novelnya ah...

Selanjutnya, kami pergi makan di Plaza UGM (tempat ini semacam foodcourt gitu). Yang unik di sini adalah (selain banyak counter makanan dan banyak yang jual es durian) yaitu tukang parkirnya cewek ber make up yang usianya sekitar 28 tahun dan cukup seksi. Sayang, aku nggak sempat mengambil foto Mbak itu. Di sana yang makan tentu saja mayoritas mahasiswa, tapi ada juga anak SMA yang makan di sana.





Di sana aku pesan es campur dengan durian di dalamnya. Harganya Rp 7.000,- Lumayan enak juga... Aku juga pesan tahu ketupat yang harganya Rp 5.000,- tapi tahunya dan ketupatnya dikit banget, yang banyak malah taogenya, udah gitu nggak pedes lagi... (padahal pesennya pedes)



Satu hal yang menarik tentang mahasiswa UGM adalah... pakaian mereka sopan banget! Pada pake kemeja ke kampus dengan sepatu dan jeans ato celana panjang. Cewek-ceweknya juga sopan, bajunya rapi, dan nggak ada yang pake baju seksi ke kampus.
Beda banget sama di UI, kampusku (khususnya Fakultas FISIP, di mana aku berada).
Mahasiswa boleh pakai sandal ke kampus (yang pake sandal swallow pun ada), boleh pake kaos, dan cewek-ceweknya beberapa memakai pakaian agak seksi (rok agak mini, tapi yang bener-bener mini juga ada pun tidak dirazia). Dan sayangnya aku kadang-kadang juga berpakaian sedikit seksi ke kampus (sekali dua kali lah), dan outfit ku bener-bener mencolok saking cintanya dengan dunia fashion (sampai kayaknya semua orang notice sama aku). Kalau di FISIP UI aja aku udah sering diperhatiin dari atas sampe bawah, gimana kalau kuliah di UGM? Dengan outfit seperti itu, aku pasti kena razia dan langsung famous mendadak se-antero kampus. Hahaha... Kalau aku kuliah di UGM, pasti bisa stress karena tidak bisa meng ekspreksikan my fashion style.


Kemudian, aku pergi sholat di masjid kampus UGM, sayangnya aku nggak ambil interior dalam masjidnya, tapi sedikit mirip dengan masjid UI, bahkan mungkin sedikit lebih bagus.
Cuaca waktu itu sedang mendung, jadi habis aku sholat, Rita langsung mengantarku pulang.




Aku baru balik ke Jakarta tanggal 22 Januari nanti, dan Rita bilang, masih ada waktu main bareng lagi. Huhu... Senangnya bermain dengan teman masa SMA..

Jan 14, 2010

My pancake



Yeah, so yesterday I made pancake like the one above, I filled the pancake with melting dark chocolate and I gave slices of pear, white soft sugar, and ice cream as the topping. So yummy...

Dec 26, 2009

Meet my best friend again!!



I was so glad and surprised yesterday when I went to Seaworld Indonesia with my sister, there was something unpredictable happened. When I was looking around in the main tank, suddenly my sister yelled at me, "Nia, that's Norah!"



and then, I looked at the direction where my sister pointed at. And that's right, there's Norah, my Chinese friend. OMG, I was so surprised and I just can't explain how happy I was. Spontaneously, we hugged each other. I really missed her, and I know that she did so. So, Norah is my best friend when she studied Bahasa Indonesia in University of Indonesia, my campus. She rented a room next to me, and that's why we were so close. We didn't meet each other for around 5 months!!! Right after she finished the Bahasa Indonesia course, she went for a vacation to Bali, and she head back to China. She said that she would turn back to Indonesia to work, but I don't know when. And suddenly, I saw her there yesterday!!! I was so happy, even many friends of mine are gone to their origin country (like Korea, Japan, USA, and Netherlands), but my closest foreign friend is coming back here.


After we hugged to share our missing feeling, we talked each other. And she introduced me to some of her working partners, which are also Chinese. And I also met Tao, her Chinese friend, who brought her to my boarding house 8 months ago for the first time. Tao said (as Norah said), that I was getting prettier. LOL. (Well, actually what Norah said was that I always looked pretty). Unfortunately, Norah had to leave the place with her friends, but before that, we share our phone number since both of us lost it! And also we took some pictures together. My friends will be surprised to see this pictures because they also missed Norah as I did. Later, we will hang out together and I hoped that we can have another great times again. Yeah, we will, for sure.


Cute Hat

When I just browsing on modcloth.com around two months ago, I found a very cute hat and I really want it, but the price is quite expensive for me (around $40). But now, this hat is no longer available on the website, I suppose (after I re-check open the site).



But around 2 days ago, when I went to the shopping mall, I found a cute hat that finally I bought. It only cost $7 and it looked similar with the one in the Modcloth website.






So, how do you think about my new hat?

Nov 23, 2009

Heels



I swear that I really want some heels. I am so craving for them. And yeah, I just found a cool fashion site (a kind of online shop) that provides very cool and stylish item. The name of the online shop is www.modcloth.com One of the cool item is the Forget-me Knot Heels as the picture above. It is $159.99. And so yeah, for Indonesian like me, it must be expensive. The first time I browsed this site, I was kind of surprised and excited by seeing so many good stuff. Maybe I could say that all the things that they sell are great, especially the shoes (and its not a promotion). He he XD

And there is another cool fashion blog I recommend for you guys. www.leblogdebetty.com is a great one. And in October posting, I found another heels that I really want. Here is the picture




She said that the label is Sigerson Morrison shoes. Is anyone of you guys know?

Nov 18, 2009

Noticeable and Apathism

Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Di saat pakaian yang aku pakai ke kampus 'lebih' dibanding yang lain (lebih terlihat menonjol atau kalo bahasa narsis dariku stylish) semua orang komentar heboh, nah ketika pakaian yang aku pakai ke kampus biasa-biasa dan casual saja, orang-orang komentar juga. Ada yang komentar, "Tumben casual.." , ada juga yang, "Hari ini nggak keren ah, nggak kayak kemaren", ada juga yang komentar, "Kok lo kayak gini sih, gw nggak suka ah lo yang begini, bukan lo banget". Terus maunya gimana?

Tapi memang sih, karena pakaian yang biasa aku pakai sehari-hari ke kampus, banyak mata yang tertuju padaku memperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kayaknya anak-anak di Fakultas udah pada "ngeh" deh sama aku. Meskipun mungkin nggak tau aku namanya siapa atau anak jurusan apa angkatan berapa, tapi sepertinya mereka mengenali wajahku karena gaya pakaian yang biasa aku pakai yang mereka sebut "Harajuku style" itu.

Dengan hal ini kadang-kadang suka ngerasa agak tersanjung juga kalo habis kenalan sama orang, terus mereka bilang, "Baju yang lo pake sehari-hari lucu deh, gaya Korea2 gitu". Nah, berarti dia memperhatikan aku sebelum kita berkenalan. Atau kayak gini, "Pantesan, gw sering ngeliat lo". Eh, padahal gw kagak pernah memperhatikan keberadaan lo (kataku dalam hati). PARAH!!!

Tapi ada sisi yang tidak menyenangkan juga dengan hal ini. Dengan mereka tahu aku atau mengenal wajahku, akan ada hal yang membuat tidak nyaman, seperti jadi dibicarakan di belakang. Hari ini ada kejadian di mana aku merasa takut. Ceritanya begini, sore tadi aku dan temanku yang bernama Bizka pergi ke stadion UI untuk menonton pertandingan futsal final antara fakultasku melawan fakultas tetangga.
Lalu, ketika kami memasuki gerbang kemudian berjalan menuju bangku penonton, banyak wajah lelaki fakultas tetangga yang melihat ke arah kami berdua. Bahkan sampai 5 menit setelah kami duduk di bangku, masih saja beberapa dari mereka matanya tertuju ke kami.

Sialnya, hari itu fakultas kami kalah dengan skor 4-1. Kemudian begitu peluit panjang wasit dibunyikan, kami langsung bergegas pergi karena takut pulang alias keluar gerbang bersama dengan para lelaki fakultas tetangga yang terlihat garang itu, apalagi aku dan temanku hanya berdua saja dan sama-sama perempuan. Nah, ketika kami berjalan melewati mereka, mata mereka tertuju ke arah kami. Kemudian satu atau dua di antara mereka melontarkan komentar yang mengarah ke kami, "Kok tadi diem aja sih?" Aduh, itu maksudnya apa? Udah deh, karena merasa seram juga, aku hanya diam tanpa berani menoleh, kemudian melangkah lebih cepat. Bahkan kata temanku si Bizka,ketika dia menoleh ke belakang untuk mencari keberadaanku, beberapa dari lelaki tersebut masih saja memperhatikan kami.

Nah, yang membuat aku bingung dan resah adalah, apakah mereka juga sudah mengenali wajahku karena gaya berpakaianku yang lain daripada yang lain? Apalagi aku sering makan di kantin fakultas tetangga itu. Dan kalau iya, sepertinya dalam seminggu ini aku tidak akan makan di sana, karena takut mereka akan mengenali aku, kemudian melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan padaku, apalagi ditambah mereka sudah tahu kalau aku bukanlah warga fakultas mereka. Aigo!!

Jadi sekarang gaya pakaianku harus bagaimana? Sebenarnya akhir-akhir ini aku ingin berpenampilan biasa saja, toh dengan berpakaian biasa saja badanku tetap terlihat tinggi dan ramping. Hohoho... bercanda. Tapi... Ya sudahlah.

Nah, sekarang kita bicara mengenai apatis dan anti sosial. Terus terang di satu semester belakangan ini aku benar-benar sangat anti sosial sehingga apatis terhadap apa yang terjadi di Fakultas ku. Aku tidak ikut kepanitiaan apa pun. Dan aku sudah menolak sekitar 4 tawaran kepanitiaan, padahal mereka menjanjikan posisi yang baik untukku (bukan cuma sekedar staff). Kok aku nyebelin banget ya? Bukannya tidak mau turut membantu dan berpartisipasi, tapi, aku benar-benar sedang fokus pada hal lain, yaitu bekerja! Ya, aku bekerja demi menabung untuk exchange ataupun vacation out of country. Jadi setiap hari Selasa dan Kamis aku pulang malam dan badanku rasanya benar-benar rapuh. Tapi sejauh ini, tugas-tugas kuliahku masih bisa aku kerjakan dengan cukup baik. Ya intinya, kuliahku masih dapat dikendalikan lah. Tapi ya itu, dengan keapatisanku itu, aku jadi tidak kenal siapa-siapa, karena aku tidak pernah ikut kegiatan apapun di Fakultas ku.

Tadi, waktu menonton futsal aku tidak mengenal para suporter lain dari fakultasku yang duduk berdekatan atau satu blok denganku. Memang mereka anak jurusan lain sih, tapi aku jadi merasa agak asing berada di sana. Jika seandainya aku sering nongkrong di kantin fakultasku, mungkin rasanya akan sedikit berbeda. Masalahnya, kantin fakultasku itu pilihan menunya tidak banyak dan ramai sekali. Bukannya kantin fakultas tetangga yang biasa aku kunjungi tidak ramai, tapi tidak tahu mengapa dengan berada di kantin fakultasku aku jadi merasa sangat pusing. Berisik, dan mereka hanya duduk untuk mengobrol tidak penting dan mempercepat kerusakan paru-paru mereka. (tebak saja apa yang mereka lakukan). Jadi ya... aku malas untuk ke sana. Intinya mereka yang sukanya nongkrong di sana adalah mereka yang sangat menganggur dan tidak ada kerjaan lain yang lebih penting serta sangat senang membicarakan orang lain alias bergosip ria.

Keapatisanku juga terasa ketika tadi menonton debat calon ketua dan wakil ketua BEM fakultasku. Terus terang di antara 4 orang (ketua dan wakil ketua dari dua kubu), aku hanya mengenal satu orang, yang lain aku tidak tahu menahu mengenai siapa mereka. PARAH!! Mereka pun juga tentunya tidak tahu aku ini siapa. Hahaha

Mungkin seterusnya aku akan berusaha untuk lebih up to date dengan apa yang terjadi di fakultasku dan harus ikut kepanitiaan fakultas. HARUS!!! Terserah mau acara apa dan posisi apa! (bercanda). Aku juga harus menonton berita setiap hari dan membaca koran. Karena jujur, aku tidak tahu apa yang terjadi di KPK saat ini dan kasus Bank Century itu tentang apa sih? Apa lagi issue internasional, aku semakin tidak tahu lagi. Hmmmphhh... aku juga harus berusaha untuk aktif di organisasi English Debating yang aku ikuti sekarang, karena bahasa Inggris ku jadi tidak sebagus dulu lagi, dan kemampuan public speaking dan argumentasi ku jadi tidak terasah. Aduh... lots of expectation!! Harus mulai dari mana????